Kamu saat ini sedang membaca Ossananajimi no Imouto no Kateikyoushi wo Hajimetara volume 4 chapter 16. Kalo kamu menyukai karya ini silahkan tinggalkan jejak komentar. Dan juga jangan lupa dukung mimin dengan cara donet se iklasnya di Trkateer mimin buat mimin makin semagat+buat dana untuk beli raw
"Hmm..."
Setelah selesai berbelanja bersama Kouki-nii dan Rikako-senpai, aku sedikit merasa bingung.
Hubungan antara Onee-chan dan Kouki-nii sepertinya berjalan lancar.
Kalo dipikir sebagai seorang rival, aku rasa sekarang sama sekali tidak ada celah untuk bisa masuk lagi.
"Tapi...'
Kalo dilihat dari sudut pandang seorang adik, keduanya itu, entah bagaimana ya...
"Hmm... Terlalu menggemaskan? Aku juga tidak tahu~"
Onee-chan yang terlalu tenang bersama Kouki-nii malah membuatku yang jadi kepikiran, sampai-sampai aku bilang agar mereka melakukan hal-hal yang terkesan seperti pasangan supaya hubungan mereka memanas.
Tapi pada akhirnya, seperti hari ini, Onee-chan bahkan punya kelapangan hati untuk tidak peduli meskipun Kouki-nii pergi keluar bersama gadis lain.
Selama mereka punya kelapangan hati seperti itu, memang tidak ada celah, tapi aku merasa perkembangan hubungan mereka juga akan berjalan sangat lambat.
"Uuh...kalo mereka berdua memang baik-baik saja, rasanya tidak masalah sih...tapi..."
Begitu! Andai saja mereka langsung maju sejauh mungkin, aku mungkin juga akan merasa lebih lega...
Tapi sekarang ini, karena Onee-chan dan Kouki-nii hampir tidak berbeda dengan sebelum mereka berpacaran, aku jadi merasa...masih ada kemungkinan, atau setidaknya aku sempat terpikir begitu sejenak.
Supaya aku benar-benar bisa menjadi seorang adik seutuhnya, aku merasa mereka berdua perlu lebih banyak mempertontonkan kedekatan mereka──
"Ugaa~ tapi kalo itu terjadi, aku juga pasti akan sedikit merasa terpukul..."
Aku menenggelamkan wajahku ke bantal sambil menendang-nendang, sambil memikirkan hal itu.
"Hmm..."
Walau begitu, aku merasa entah kenapa aku akan lebih tenang kalo Onee-chan dan yang lainnya melakukan hal-hal yang terkesan seperti sepasang kekasih.
Melihat kebahagiaan mereka berdua juga membuatku senang...hmm...
"Ah..."
Mungkin aku baru saja menyadarinya.
Aku menyukai Onee-chan dan Kouki-nii.
Karena itu, aku ingin mereka berdua bahagia, tapi mungkin, aku merasa takut kalo hubungan mereka berkembang tanpa sepengetahuanku, atau sebaliknya, menjadi hancur.
"Jadi itu sebabnya aku membantu Onee-chan."
Entah kenapa, setelah menyadari hal itu, aku merasa lebih tenang.
Pasti begitu.
Aku ingin selalu berada di dekat mereka berdua, supaya aku tidak terpisah dari mereka, aku mendesak Onee-chan.
Kalo Onee-chan dan Kouki-nii menaiki tangga kedewasaan tanpa sepengetahuanku, mungkin aku akan merasa terpukul.
Tapi, kalo itu terjadi karena aku yang mendorong Onee-chan, mungkin aku justru akan bisa ikut merayakannya.
"Baiklah!"
Kalo sudah begitu, pertama-tama pada Onee-chan...
"Ciuman, mungkin?"
Kalo berbicara soal kekasih, pasti itu!
"Ah, sepertinya aku baru saja memikirkan ide yang bagus?"
Bahkan mereka bukan hanya disebut sebagai kekasih, tapi juga seperti suami istri, jadi sekalian saja dibuat benar-benar seperti suami istri!
"Sepertinya pada hari itu tidak akan ada orang di rumah, lalu selanjutnya..."
Aku memikirkan berbagai hal dan mulai menyusun rencana.
Baik!
"Onee-chaaan!"
"Wah, kalo kau tiba-tiba berteriak keras begitu tentu saja membuatku kaget."
"Ehehe. Ano ne, Onee-chan..."
Demi membuat hubungan mereka berdua berkembang, aku pun kembali mendorong Onee-chan.


0 Komentar